PATENTMERK mengucapkan terima kasih kepada : Teman2 anggota TDA, Tamara Group, Semerbak Coffee, Dokterkomputer.com, PT Sariwangi AEA, Ferlin Herbal, Obeng,Gudang Belanja, PT DEWA OBAT, EASY ACCOUNTING, Bp. Haryo Bimo Utomo ( Mahkota Dewa)..dan semua client yang tidak dapat disebutkan satu persatu.. atas kepercayaan mendaftrkan merek, logo pada kami..PATENTMERK.COM.

Wednesday, March 31, 2010

Patent&Merk menyediakan jasa untuk :

1. Mendaftarkan permohonan Merek, Paten, Logo/Hak Cipta
2. Drafting/ Pembuatan spesifikasi Paten
3. Daftar ulang permohonan Merek
4. Searching merek

Info lebih lanjut k patentmerk@gmail.com atau 081310343598

Monday, October 5, 2009

Prosedurnya pendftaran merek/logo :

Step I :
1. Infokan nama merek & jenis barang/jasanya
2. Nanti sy cek apakah sdh ada atau blum ( namun hasil ini bukan hasil final)

Step II
1. Kalau hasil belum ada, segera infokan nama, alamat, warna tulisan/logo (sy diemailkan
contohnya),
2. Persiapkan dok.terkait : copy ktp dan contoh merek/logonya sebanyak 30 lbr ukuran maksimal
9x9cm (diprint di 2-3 kertas lembar sj yg isinya 10-25 lbr)- utk pribadi/perseorangan. Kalau
perusahaan : copy ktp direktur, copy akte pendirian badan usaha legalisir asli, copy npwp.
3. kalau draft formulir yg sy kirim sdh dikoreksi dan OK, bapak kirim form tsb beserta
dok.kelengkapan ( copy ktp dan contoh merek/logo)

Step III
1. Sy tggu info transfer biaya dan lsg dftar, pagi dftar sore sy kirim bukti dftarnya via pos
ekpress/tiki
2. Stelah menerima bkti dftar, bpak tggu sj keputusannya sktr 2 tahunan ( memang agak lama krn
ini bukan izin tp pemberian hak eksklusif dr Pemerintah kepada bapak utk memiliki merek tsb,
merek tsb hanya ada 1 utk satu jenis kelas di Indonesia), Setiap keputusan diterima atau
ditolak akan diinfokan by pos oleh Ditjen HKI. NB: bila ada perubahan alamat sgra diinfokan
agar dicatat di Ditjen HKI.

Thursday, June 11, 2009

DAFTAR MEREK / PATENT....

Pendaftaran Merek bisa diajukan oleh Pribadi maupun Badan Usaha, yang membedakan hanya persyaratan Akte Pendirian Badan Usaha yg ditelah dilegasir oleh notaris + NPWP untuk Badan Usaha. Sedangkan untuk Pribadi hanya copy KTP saja.


1.Permohonan pendaftaran Merek diajukan dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan untuk itu dalam bahasa Indonesia dan diketik rangkap 4 (empat).

2.Pemohon wajib melampirkan:
a.surat pernyataan di atas kertas bermeterai cukup yang ditanda tangani oleh pemohon (bukan kuasanya), yang menyatakan bahwa merek yang dimohonkan adalah miliknya;
b.salinan resmi akta pendirian badan hukum atau fotokopinya yang dilegalisasi oleh notaris, apabila pemohon badan hukum; bila perseorangan tidak diperlukan hanya copy KTP saja.
c.30 (tiga puluh) lembar etiket merek yang dicetak diatas kertas, ukuran maks. 9x9 cm ATAU min. 2x2 cm.
d.fotokopi kartu tanda penduduk pemohon;
g.Biaya pendaftaran dan biaya terkaitnya = Rp. 950.000,-.
NB: Pendaftran setiap 1 kelas barang/jasa dibatasi hanya 3 macam produk/jasa. Misal pakaian ( kelas 25) produk yg bisa didftarkan : baju, celana, kaos.Lebih dari 3 item, kena biaya tambahan 60rb/item

Jika Anda berminat untuk mendaftarkan produk dan jasa Anda, kami siap untuk membantu dengan biaya yang terjangkau. Anda hanya perlu menginformasikan nama, alamat, jenis produk/jasa, warna logonya/tulisan/mereknya, serta arti kata mereknya jika dalam bahasa asing.

Info lebih lanjut :
budiprakoso98@gmail.com atau 081310343598 / 021-93014985

Wednesday, February 25, 2009

PATENT&MERK

Menerima Jasa pembuatan deskripsi/drafting Paten.
Data yang diperlukan :
1. Latar belakang invensi tersebut dibuat
2. Kelebihan invensi tersebut dari teknologi sebelumnya
3. Cara kerja/ proses teknologi tsb dipergunakan
4. bagian yang mau dimintakan perlindungan
5. Gambar teknik dengan uraian bagian2nya.


Contact Person :
Budi prakoso
081310343598
email : budiprakoso98@gmail.com

Monday, December 4, 2006

Merek yang baik, Potensi Partner Lembaga Keuangan

Sangsi hukum yang tidak tegas kepada para pelanggar kasus merek memberi peluang untuk pengusaha tidak berkreatif dan berprilaku dengan didasari itikat tidak baik. Hal ini berdampak pada maraknya pelanggaran akan kemiripan merek dn pesimisnya pengusaha dalam membesarkan mereknya, buat apa bersusah payah menciptakan merek kalau nanti merek itu akan gampang ditiru orang lain. Jika ini terus berlanjut maka dunia usaha Indonesia akan mati dengan cepat.

Pihak yang dirugikan dalam hal kemiripan merek, tentu saja pemilik merek asli. Kerugian finansial, dan rusaknya proses pencitraan produk yang telah dirintis bertahun-tahuan akan rusak. Belum lagi apabila merek pendompleng kualitasnya sangat buruk maka rusaklah kredibilitas dimata konsumen.

Namun jika dilihat lebih jauh lagi, menurut Hadi Konsultan Pajak dan Keuangan dari PB&co.,pihak yang paling dirugikan justru masyarakat sebagai konsumen karena yang dibeli bukan produk yang diinginkan.
" Merek juga memiliki nilai psikologis bagi konsumen yang mempercayainya. Dengan sugesti yang kuat, konsumen dipuaskan dengan ampuhan atau mutu produk yang dibelinya. Belum lagi jika harga produk pendompleng tersebut lebih murah dan mengandung zat-zat berbahaya yang tidak layak digunakan manusia. Jadi jelas ini merugikan masyarakat ",kata Hadi.

Akibatnya , kembali lagi, pemilik merek asli akan kehilangan potensi keuntungan, yang disebabkan runtuhnya kepercayaan konsumen terhadap mereknya. Bagi pemilik, merek bukan sekedar identitas sebuah produk,. Di dalamnya terkandung banyak nilai2 tradisi dari perusahaan. Sebab menentukan sebuah merek bukanlah suatu hal yang mudah. Ada banyak proses, selain beriklan juga riset, yang biayanya sangat mahal,. Merek juga dianggap penentu keberhasilan dari sebuah produk yang berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan.

Merek adalah Asset.

Dalam jangka panjang, citra peruahaan bisa diukur dari merek produknya. Dibenak konsumen ada asumsi, jika produsen bisa menghasilkan sebuah merek produk, yang dikenal berkualitas maka apapun produk dari produsen tersebut akan dianggap berkualitas. " jadi, merek itu ibarat aset jangka panjang yang tak berwujud. Disana ada persepsi "stake holder" terhadap perusahaan yang memproduksinya. Mitra-mitra bisnis akan mudah untuk diyakinkan , dan tidak ragu lagi terhadap kualitas perusahaan" lanjut Hadi.

Dengan demikian, tidak heran jika pemilik sebuah merek , akan berusaha keras menjaga citra pada merek-nya. Mereka melakukan proses pencitraan yang berkesinambungan , agar merek tersebut tidak lekang dimakan waktu baik melalui perbaikan kualitas, inovasi dan kepedulian sosial untuk mempererat jaringan dengan komunitasnya. Hal ini dilakukan , karena mereka percaya, dengan menjaga citra merek maka mereknya akan besar dan terkenal. Pada akhirnya , merek tersebut akan menggiring produsen ke level usaha yang lebih tinggi lagi.

" Proses menuju level ini tidak mudah dan memerlukan waktu yang sangat panjang dan mahal" ujar Hadi. Lebih lanjut , ketika sebuah merek bisa menjadi besar dan terkenal maka akan memudahkan si pemilik untuk berekspansi. Bahkan tidak mungkin, terkenal atau tidaknya sebuah merek, menjadi dasar pertimbangan bagi lembaga keuangan seperti bank dan asuransi untuk menjadikannya partner dan memberikan pinjaman. " Karena lembaga keuangan tersebut, melihat ada masa depan yang bisa di raih dengan merek yang terkenal" lanjut Hadi.

Dari faktor-faktor diatas, bisa dilihat bahwa merek jelas punya nilai ekonomis yang sangat tinggi bagi pemiliknya. Tak heran jika kemudian, mereka akan sangat kecewa jika merek yang telah dikampanyekan dengan baik selama bertahun-tahaun dengan biaya yang tidak sedikit , lalu seenaknya didompleng. Dan itulan persoalan yang terjadi di Indonesia. Sedikit saja merek menjadi terkenal, dengan cepat pula ia akan didompleng.
" Karenanya harus dilakukan edukasi terus menerus kepada para produsen, agar menjalankan usaha dengan baik sehingga membangun iklim usaha yang sehat dan mengundang investor dinegeri ini' saran Hadi.

Sumber : Media Indonesia, hal. 3, Selasa, 5 Desember 2006.

NB: Bila ingin mendapatkan perlindungan terhadap merek lakukan pendaftaran di Ditjen HKI. Departemen Hukum dan HAM RI.